Hai saya Alvian Rio dan selamat datang ke blog saya, dan hari ini saya akan membahas tentang berita yang sudah dibahas mungkin sejak mulainya kurikulum 2013 dan berita itu adalah penghapusan ICT atau TIK sebagai mata pelajaran dan hari ini saya akan membuktikan bahwa menghapus ICT sebagai mata pelajaran itu salah dan sebenarnya kita sangat butuh ICT yah ini dia cekidot ^_^
Alasan Dihapusnya ICT Sebagai Mata Pelajaran
Untuk membuktikan kenapa penghapusan ICT itu salah pertama-tama kita harus tahu terlebih dahulu alasan ICT dihapus, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (WAMEN) bidang Pendidikan dan Perwakilan PUSKUR (Pusat Kurikulum dan Perbukuan) mengatakan alasan ICT dihapus adalah sebagai berikut :
"Anak TK dan SD sudah bisa internetan"
TIK / KKPI bisa integratif (terintegrasi) dengan mata pelajaran lain
Pembelajaran sudah seharusnya berbasis TIK (alat bantu guru dalam mengajar), bukan TIK/KKPI sebagai Mata Pelajaran khusus yang harus diajarkan
Jika TIK/KKPI masuk struktur kurikulum nasional maka pemerintah berkewajiban menyediakan Laboratorium Komputer untuk seluruh sekolah di Indonesia, dan pemerintah tidak sanggup untuk mengadakannya
Dan yang terakhir banyak sekolah yang belum teraliri LISTRIK, jadi TIK/KKPI tidak akan bisa diajarkan juga disekolah
Apa Yang Salah Dari Alasan di Atas
Nah sekarang kita akan menjelaskan kenapa alasan-alasan itu sangat salah ini dia:
Pertama, menurut saya memang sudah banyak anak-anak yang sudah bisa internetan tapi mereka tidak akan mencari atau belajar banyak hanya dengan "Internetan" contohnya jika mereka internetan kebanyakan dari mereka tidak akan mencari cara merakit komputer atau semacamnya karena ingat mereka itu masih anak-anak dan mereka tidak memikirkan tentang belajar seserius anak SMP atau SMA.
Kedua, jika TIK diintegrasi dengan pelajaran lain paling mereka hanya belajar tentang powerpoint dan itupun mereka tidak belajar banyak paling mereka hanya bisa membuat powerpoint yang simpel dan praktis mereka tidak di ajarkan cara membuat powerpoint yang lebih menarik.
Ketiga, pemerintah harusnya tahu jika kita menggunakan TIK hanya untuk alat bantu guru bagaimana dengan muridnya?, apakah hanya guru yang berhak belajar tentang TIK dan tidak muridnya?, tentu saja tidak!, karena sudah saya bahas sebelumya bahwa ICT itu penting dan bisa membantu masa depan kita.
Keempat pemerintah tidak harus menyediakan sebuah laboratorium komputer untuk belajar tentang ICT/TIK, mereka hanya perlu menyediakan beberapa laptop yang cukup kuat untuk mengajarkan ICT seperti HTML, Word, Excel, mengedit Video.
Kelima pemerintah mengatakan banyak sekolah yang belum teraliri listrik dan beberapa daerah yang tidak dialiri listrik juga dan menurut saya itu malahan menjadi salah satu alasan untuk menyediakan TIK sebagai mata pelajaran di sekolah, karena jika di daerah mereka tidak ada listrik dan di sekolah mereka juga tidak ada listrik bagaimana para siswa bisa mengetahui tentang teknologi?, dan itu akan membuat para murid di sekolah itu menjadi buta teknologi yang akan membuat murid-murid itu kesusahan di perguruan tinggi.
Itu saja dari saya semoga artikel kali ini bisa membantu kalian dan saya Alvian Rio undur diri dan semoga kita ketemu lagi di artikel berikutnya. #OTN2017
Morbi leo risus, porta ac consectetur ac, vestibulum at eros. Fusce dapibus, tellus ac cursus commodo, tortor mauris condimentum nibh, ut fermentum massa justo sit amet risus.
Interesting,, Tp mgkn pemerintah punya Alasan2 tertentu lainnya hingga menghapus pelajaran TIK, Tp ga Nutup kemungkinan juga, di tahun pelajaran berikutnya, TIK diadakan kembali,, Semoga saha,, agar siswa Semakin bisa belajar lebih dalam lagi
MAntappppphHHH
BalasHapusoke makasih
BalasHapussenang bekerjasama dengan anda
BalasHapusspamspamspamspamspamspamspam
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusmaaf
BalasHapussaya komentar
BalasHapussangat bermanfaaat
BalasHapusbagus!,harap ditingkatkan lagi!
BalasHapusbagus, sangat bermanfaat
BalasHapuswarbyasahh...SUGOINEE
BalasHapusartikel ini sangat bermanfaat
BalasHapusSemoga dapat mengubah mindset orang-orang ya
BalasHapusbagus
BalasHapussangat bermanfaat dan benar dalam percakapanmu
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapuskerennn, sangat bermanfaat.
BalasHapusMANTAP SEKALI
BalasHapusartikelnya sangat bermanfaat
BalasHapusnuhun kangggg
BalasHapusnuhun kang
BalasHapusnuhun kan
BalasHapusbagusss
BalasHapussangaaaaaaattttt baguuusss untuk dibaca banyak orang.
BalasHapusbagus sekali
BalasHapusbaaaggggusss mantaaapppp syeeekaalleehhh
BalasHapusterima kasih informasi nya sangat bagus
BalasHapusIt's so useful 👍
BalasHapusbagus bangeet rioooo
BalasHapusmenarikk
BalasHapusInteresting,,
BalasHapusTp mgkn pemerintah punya Alasan2 tertentu lainnya hingga menghapus pelajaran TIK,
Tp ga Nutup kemungkinan juga, di tahun pelajaran berikutnya, TIK diadakan kembali,, Semoga saha,, agar siswa Semakin bisa belajar lebih dalam lagi
👍👍bagussss
BalasHapusMantap jiwa
BalasHapus